Senin, 24 Oktober 2011

menghapus e-mail


LATIHAN 3.8

1.    Manfaat menghapus e-mail adalah untuk mengurangi e-mail yang tidak diperlukan pada inbox(kotak masuk) dan menambah kapasitas penyimpanan pada akun e-mail.
2.    Langkah-langkah menghapus e-mail:

A.   Sebelum anda menghapus e-mail,anda harus membuka e-mail terlebih dahulu sehingga terlihat daftar e-mail yang masuk.
B.   Tandai e-mail yang akan dihapus dengan mengklik kotak ceklis di samping keterangan pengirim ( sender) sehingga muncul tanda ceklis.untuk mjenandai semua e-mail pada halaman tersebut,klik kotak ceklis di sebelah kata pengirim(sender)
C.   Klik kotak hapus (delete0.dengan demikian,e-mail tersebut akan terhapus (masuk ke folder sampah)
3.fungsi tombol hapus adalah untuk menghapus e-mail                                                                                yang akan dihapus

LANGKAH-LANGKAH MENERUSKAN E-MAIL KEPADA ORANG LAIN

LANGKAH-LANGKAH MENERUSKAN E-MAIL KEPADA ORANG LAIN


A.   Buka e-mail yang akan diteruskan,lalu tekan tombol Teruskan(forward)
B.   E-mail yang akan diteruskan akan otomatis disertakan pada bagian lampiran(attachment).pada bagian bawah isi surat akan muncul peringatan”perhatian:pesan yang diteruskan sudah dilampirkan”.jika anda boleh menghapus peringatan tersebut dan mengatik pesan tambahan pada begian isi surat.jangan lupa mengetik alamat e-mail yang dituju pada bagian Kepada(to)
C.   Klik tombol kirim (send) untuk mengirim e-mail.jika e-mail tersebut berhasil dikirim ke alamat e-mail yang dituju,maka akan muncul keterangan “pesan telah dikirim(sent)”
D.   Selanjutnya,jika anda ingin kembali ke tampilan sebelumnya maka gunakan tombol back pada web browser,sedangkan jika anda sudah ingin keluar dari Yahoo! Mail maka klik keluar (sign out).






Senin, 17 Oktober 2011

kedisiplinan

Kedisiplinan berasal dari kata disiplin yang berarti ta’at dan patuh terhadap suatu peraturan yang yang berlaku, dan mendapat imbuhan ke-dan-an jadi kedisiplinan bisa diartikan suatu sikap yang taat dan patuh terhadap suatu peraturan yang berlaku, tanpa suatu adanya peraturan maka tidak akan tercapailah suatu kedisiplinan , dengan adanya suatu peraturanakan melatih seseorang untuk disiplin dalam segala hal , dan dengan sikap yang selalu disiplin membuat seseorang berhasil dengan apa yang seseorang tersebut impikan itulah sebabnya kedisiplinan adalah modal utama suatu keberhasilan.
Untuk mencapai suatu keberhasilan seseorang harus mulai hidup disiplin , kedisiplinan harus dimulai dari kecil , agar di saat dewasa nanti seseorang tersebut biasa mencapai suatu keberhasilan. Dan kedisiplinan dapat dimulai dari lingkungan keluarga , kemudian lingkungan sekolah dan lingkungan desa / masyarakat . kedisiplinan di lingkungan keluarga dimulai dari bangun setiap pagi , kemudian sholat subuh dan bersiap kesekolah , serta taat mengerjakan sholat lima waktu.
Untuk mencapai kedisiplinan di lingkungan keluarga maka harus  dibuat suatu peraturan di lingkungan keluarga , dibuat oleh seluruh anggota keluarga dan dipatuhi oleh seluruh anggota keluarga. Jika ada satu dari anggota keluarga yang melanggar aturan tersebut maka anggota keluarga harus di hukum dan hukumannya juga berasal dari keluarga itu sendiri.
Sedangkan peraturan dilingkungan sekolah dibuat oleh pihak sekolah. Peraturan dilingkungan sekolah ini lebih ketet dari pada lingkungan keluarga dan di lingkungan desa atau masyarakat. Karena peraturan di sekolah ini melatih siswa agar hidup disiplin di lingkungan masyarakat.

LANGKAH-LANGKAH MEMBALAS EMAIL


LATIHAN 3.6
LANGKAH-LANGKAH MEMBALAS E-MAIL

A.    Langkah pertama untuk membalas e-mail adalah membuka e-mail terlebih dahulu

B.    Klik tombol jawab (REPLY)

C.     Isi surat dari pengirim akan ditampilkan di bagian bawah.anda bisa menghapus bagian tersebut.tulis surat balasan seperti ketika anda akan mengirim e-mail.

D.    Klik tombol KIRIM(SEND).unutk mengirim e-mail.jika e-mail tersebut berhasil dikirim ke alamat e-mailyang dituju,maka akan muncul keterangan “ PESAN TELAH DIKIRIM(MESSAGE SENT)”.

E.     SELANJUTNYA jika anda ingin kembali ke tampilan sebelumnyakmaka gunakan tombol BACK pada web browser,sedangkan jika anda ingin keluar dari Yahoo! Maka klik KELUAR (SIGN OUT).

LANGKAH-LANGKAH MENGUNDUH FILE YANG DILAMPIRKAN PADA E-MAIL


LATIHAN 3.5
LANGKAH-LANGKAH MENGUNDUH FILE YANG DILAMPIRKAN PADA  E-MAIL

A.    Klik pilihan TAMPILKAN (PREVIEW) jika hanya ingin membaca isi attachement atau klik PINDAI DAN SIMPAN KE KOMPUTER (SCAN AND SAVE TO COMPUTER)jika ingin mengunduh file kedalam komputer.
B.    Lampiran akan dipindai terlebih dahulu oleh antivirus.Jika lampiran tersebut tidak mengandung virus,selanjutnya klik DOWNLOAD LAMPIRAN.lalu akan muncul kotak dialog FILE DOWNLOAD.
C.     Jika anda hanya ingin membuka maka pilih OPEN,tetapi jika anda ingin menyimpanya ke komputer maka pilih SAVE sehingga akan tampil kotak SAVE AS.
D.    Tentukan nama dan tempat penyimpanan file.Kemudian tekan SAVE.Tunggu sampai muncul kotak dialog DOWNLOAD COMPLETE yang akan menandakan proses mengunduh selesai.pilih menu OPEN untuk membuka file yang telah diunduh,pilih OPEN FOLDER untuk membuka folder tempat penyimpanan file unduhan.

upacara bendera

di zaman sekarang ini perlu kembali digalangkan upacara bendera di lingkungan sekolah,karena semakin lama jiwa nasionalisme kita akan tumbuh kembali,hal itu tentunya sangat diinginkan oleh banhsa indonesia karena para pemudanya mempunyai jiwa nasionalisme yang tinggi

Sabtu, 15 Oktober 2011

pentingnya pendidikan

 Sebagaimana yang diungkapkan Daoed Joesoef tentang pentingnya suatu pendidikan : "Pendidikan merupakan segala bidang penghidupan, dalam memilih dan membina hidup yang baik, yang sesuai dengan martabat manusia" Dan tentulah dari pernyataan tersebut kita bisa mengambil kesimpulan bahwa Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dan tidak bisa lepas dari kehidupan, maka dari itu saya bisa membantah kata-kata "Pendidikan bukanlah segalanya" seperti apa yang Kepala Sekolah saya sendiri katakan.
 Menjadi bangsa yang maju tentu merupakan cita-cita yang ingin dicapai oleh setiap negara di dunia. Sudah menjadi suatu rahasia umum bahwa maju atau tidaknya suatu negara di pengaruhi oleh faktor pendidikan. Begitu pentingnya pendidikan, sehingga suatu bangsa dapat diukur apakah bangsa itu maju atau mundur, karna seperti yang kita ketahui bahwa suatu Pendidikan tentunya akan mencetak Sumber Daya Manusia yang berkualitas baik dari segi spritual, intelegensi dan skill dan pendidikan merupakan proses mencetak generasi penerus bangsa. Apabila output dari proses pendidikan ini gagal maka sulit dibayangkan bagaimana dapat mencapai kemajuan. Bagi suatu bangsa yang ingin maju, pendidik harus dipandang sebagai sebuah kebutuhan sama halnya dengan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Maka tentunya peningkatan mutu pendidikan juga berpengaruh terhadap perkembangan suatu bangsa. Kita ambil contoh Amerika, mereka takkan bisa jadi seperti sekarang ini apabila --maaf-- pendidikan mereka setarap dengan kita. Lalu bagaimana dengan Jepang? si ahli Teknologi itu? Jepang sangat menghargai Pendidikan, mereka rela mengeluarkan dana yang sangat besar hanya untuk pendidikan bukan untuk kampanye atau hal lain tentang kedudukan seperti yang--maaf-- Indonesia lakukan. Tak ubahnya negara lain, seperti Malaysia dan Singapura yang menjadi negara tetangga kita.
 Mungkin sedikit demi sedikit Indonesia juga sadar akan pentingnya suatu pendidikan. Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2010 menitikberatkan atau mengambil tema pendidikan karakter untuk membangun peradaban bangsa dan seperti yang diberitakan bahwa Kementrian Pendidikan Nasional telah menyediakan infrastruktur terkait akses informasi bekerja sama dengan MNC Group, melalui TV berbayarnya, Indovision menyiarkan siaran televisi untuk pendidikan.Dan juga penyediaan taman bacaan di pusat perbelanjaan. Namun apakah pendidikan karakter ini bisa mengubah masalah-masalah yang sering kita hadapi dalam dunia pendidikan?
 Didalam UU No.20/2003 tentang sistem pendidikan Nasional, tercantum pengertian pendidikan: "pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya sehingga memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan oleh dirinya, masyarakat, banga dan negara" Namun satu pertanyaan, sudahkah pendidikan kita seperti yang tercantum dalam UU tersebut?